Minggu, 10 Januari 2016



ARTIKEL INSPIRATIF
Kapal Tanpa Kemudi
Berjalan tanpa tujuan ibarat sebuah kapal tanpa kemudi. Kemudi adalah sebuah alat penggerakyang dipergunakan untuk menentukan arah. Kita membutuhkan Tuhan Yesus untuk mengemudikan hidup kita. Tuha Yesus akan membimbin, mengendalikan, dan mengarahkan tujuan hidup kita.

Ada lima macam penggerak yang negative, yang umum terjadi dalam hidup kita. Ini adalah ciri-ciri sifat yang hidup tanpa Yesus:

·       Rasa Bersalah
Orang yang selalu dihantui dengan  rasa bersalah adalah orang-orang yang masih hidup dengan ingatan masa lalu. Janganlah membiarkan hidup kita menjadi tawanan masa lalu. Dalam kejaddin 4:12 diceritakan bahwa kain dipisahkan dari hadirat Tuhan karena rasa bersalah. Berdamailah dengan masa lalu. Percayalah bahwa Tuhan ahli dalam memberi awal baru yang lebih baik, mazmur 32:1 “Alangkah bahagianya orang-orang yang kesalahannya telah diampuni”.

·       Kebencian dan Kemarahan
Kebencian dan kemarahan yang ada di dalam diri kita, akan menjadi akar kepahitan bila tidak segera diberekan dihadapan Tuhan. Orang yang terus mempertahankan kebencian, tidak akan pernah bisa sembuh darinya. Sesungguhnya kebencian itu akan lebih meukai diri sendiri dibandingkan orang yang kita benci. Ayub 5:2 “ Hanya orang bodoh saja yang mati  sebab sakit hatinya”

·       Takut
Banyak orang pernah mengalami rasa takut, dan tidak sedikit orang yang bisas melawannya. Orang-orang yng takut seringkali kehilangan kesempatan besar dan hanya mencari rasa aman untuk menghindari resiko. Seorang pemenang adalah orang yang mampu melawan ketakutannya dengan iman. 1 Yohanes 4:18 “Di dalam kasih tidak ada ketakutan; kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan”

·       Materialisme
Materialism adalah suatu keinginan untuk memiliki yng dipahami dengan pengertian yang salah yaitu jika memiliki sesuatu akan merasa penting, aman, dan berharga. Keamanan itu tidak ditentukan oleh apa yang kita memiliki. Rasa aman yang sesungguhnya hanya kita daaptkan melalui hubungan yang baik dengan Tuhan.

·        Kebutuhan untuk diakui
Jangan biarkan semua harapa dan tujuan hidup kita ditentukan oleh orang lain. Jangan pernah hidp hana untuk mendapat pujin dari orang lain. Kita jarus hidup sesuai dengan kehendak Tuhan maka henddaklah tujuan hidup kita selalu terarah kepada Allah. Matius 6:24 “ Kamu tidak dapat mengabdi kepadda Allah dan Mamon”

Beberapa manfaat bila kita hidup dengan tujuan:

1.   Tujuan memberi makna bagi kehidupan
Kita diciptakan untuk memiliki arti/makna. Ketika heidupn bermakna maka  kita akan memiliki semua hal. Tanpa Allah, hidup tidak akan pernah memiliki tujuan yang baik


2.   Tujuan akan memudahkan kehidupan
Tujuan hidup akan menetapkan apa yang harus kita kerjakan dan tidak kita kerjakan, mana yang penting dan tidak penting. Orang yang tidak mengenali tujuan Allah akan melakukan hal yang sia-sia yang hanya membawa pada kelelahan belaka. Dengan mengenali tujuan maka hidup kita akan menjadi lebih terkendali.

3.   Tujuan akan membuat hidup memiliki focus
Tujuan akan memusatkan semu energy kita. Banyak orang yang mengalami kehidupan “putus asa secara diam” yaitu hidupdengan penuh kebingungan. Efesus 5:17 “ Jangan bodoh tetapi usahakanlah untuk mengerti kehendak Tuhan”

4.   Tujuan akan memotivasi kehidupan
Tujuan yang baik akan menghasilkan keinginan yang besar. Keiginan besar itu akan membuat hidup kita menjadi bersemangat dan membawa kita jauh dari keputus-asaan.

5.   Tujuan akan mempersiapkan menghadapi kekekalan
Pergunakanlah waktu untuk mendapat warisan yang kekal. Segala sesuatu yang kita lakukan saat ini adalah sebagai persiapan untuk menuju kehidupan yang kekal. Roma14:10b “ Sebab kita semua harus menghadap tahta pengdilan Allah”

“Milikilah tujuan dalam hidup karena hidup berdasarkan tujuan adalah jalan menuju damai sejahtera”

(sumber : warta jemaat GPdI EL-GIBBOR 27 Des 2015)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar